SPORT
Yoga Ardika Bawa Teqball Indonesia Cetak Sejarah di Asian Games 2026
apakabar.co.id, JAKARTA – Yoga Ardika Putra menorehkan sejarah baru bagi teqball Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Berawal tanpa latar belakang olahraga khusus, Yoga berhasil membawa Indonesia meraih medali pertama sepanjang keikutsertaan teqball di ajang Asian Games.
Prestasi bersejarah tersebut diraih Yoga melalui nomor Men’s Singles yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Minggu (20/9/2026).
Keberhasilan ini menjadi buah dari perjalanan panjang Yoga dalam menekuni olahraga teqball. Menariknya, atlet Indonesia tersebut mengaku tidak memiliki dasar olahraga secara khusus sebelum mengenal teqball.
Namun, kecintaannya terhadap sepak bola sejak kecil menjadi modal awal untuk menekuni olahraga yang memadukan unsur sepak bola dan keterampilan mengontrol bola di atas meja khusus.
"Saya memang suka olahraga, main bola tentunya. Dan teqball juga sejalur, sama-sama main bola, jadi kenapa nggak dicoba, dilanjutkan terus," kata Yoga.
Di luar aktivitasnya sebagai atlet, Yoga merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) angkatan 2023, jurusan Manajemen Pendidikan.
Pengetahuan yang diperolehnya di bangku kuliah turut membantu Yoga dalam menjalani karier sebagai atlet, khususnya ketika menganalisis kemampuan diri sendiri dan membaca kekuatan serta kelemahan lawan.
"Lebih ke cara menganalisis diri sendiri, menganalisis kekuatan lawan, bagaimana kita menganalisis kelemahan kita sendiri. Itu sih yang paling kepakai," tuturnya.
Kemampuan menganalisis tersebut menjadi salah satu aspek yang terus dikembangkan Yoga dalam menghadapi persaingan di level internasional.
Persembahkan Medali untuk Keluarga
Medali bersejarah yang diraihnya di Asian Games 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi. Yoga secara khusus mempersembahkan pencapaian tersebut kepada keluarga yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan kariernya.
"Medali ini untuk keluarga, sebetulnya. Keluarga tentu mendukung 100 persen apa yang saya lakukan, tentunya dalam hal yang positif. Dalam hal ini, berlatih di teqball, ya didukung 100 persen," ujar Yoga.
Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Yoga hingga mampu tampil di panggung Asian Games dan mempersembahkan medali bagi Indonesia.
Berharap Teqball Semakin Berkembang
Lebih dari sekadar prestasi individu, Yoga berharap pencapaiannya di Aichi-Nagoya 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan teqball secara lebih luas kepada masyarakat Indonesia.
Ia juga berharap prestasi tersebut mendorong dukungan yang lebih besar terhadap federasi teqball dan program pembinaan atlet di Tanah Air.
"Dengan hasil kita, target medali ini tercapai. Ke depannya, semoga mendapat dukungan penuh untuk federasi teqball di Indonesia agar ke depannya lebih berkembang," pintanya.
Meski telah mengukir sejarah, Yoga tidak ingin berhenti pada pencapaian medali saat ini. Ia bertekad meningkatkan prestasi dan membidik medali emas pada kesempatan berikutnya.
"Tentu, akan terus berjuang, raih medali emas pada kesempatan lainnya. Terima kasih masyarakat Indonesia sudah mendukung teqball Tim Indonesia di Asian Games. Terima kasih," tutup Yoga.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR