OTOTEKNO

Hino Lindungi Tukik dan Bangun Greenhouse, Bawa Misi Pelestarian Alam dari GIIAS 2026

Hino Lindungi Tukik dan Bangun Greenhouse, Bawa Misi Pelestarian Alam dari GIIAS 2026. Foto: dok. HMSI
Hino Lindungi Tukik dan Bangun Greenhouse, Bawa Misi Pelestarian Alam dari GIIAS 2026. Foto: dok. HMSI
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memperkuat kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat melalui dua program CSR bertajuk “The Journey of Hope” yang berfokus pada perlindungan tukik penyu serta pembangunan greenhouse untuk pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi Hino di luar bisnis kendaraan niaga, dengan mendorong pelestarian ekosistem sekaligus menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Dua program yang dijalankan yakni “Protecting Sea Turtle Hatchlings for Sustainable Ocean” bersama BenihBaik untuk konservasi tukik penyu dan “Planting Hope Growing Independence Through a Sustainable Greenhouse” bersama Yayasan Al Ikhlas Ciracas, Serang, Banten.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di booth Hino dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Bantuan diserahkan Erwin Walesa, HCGA CARM Division Head HMSI, kepada Greeny S Dewayanti dari BenihBaik dan Koko Swara selaku Ketua Yayasan Al Ikhlas Serang Banten.

Melalui kolaborasi dengan BenihBaik, Hino mendukung kegiatan konservasi tukik mulai dari pemberian pakan dan perawatan berkala hingga pelepasan tukik ke habitat alaminya.

Program tersebut diharapkan dapat membantu menjaga populasi penyu sekaligus mempertahankan keseimbangan ekosistem laut Indonesia.

“Kami mengapresiasi kepedulian Hino terhadap kelestarian lingkungan. Program pelestarian tukik ini menjadi langkah nyata yang tidak hanya menjaga ekosistem laut, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Greeny S Dewayanti di GIIAS 2026 baru-baru ini.

Tak berhenti di konservasi laut, Hino juga membangun greenhouse bersama Yayasan Al Ikhlas di Serang, Banten.

Fasilitas tersebut diarahkan menjadi sarana pertanian produktif sekaligus ruang pembelajaran bagi santri, masyarakat sekitar, dan peserta binaan yayasan.

Melalui kegiatan pertanian berkelanjutan, greenhouse diharapkan membantu peserta binaan mengembangkan keterampilan, membangun kemandirian, serta membuka potensi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui Program CSR ini, kami ingin menunjukkan bahwa kontribusi Hino tidak hanya diwujudkan melalui produk dan layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Erwin Walesa.

Menurutnya, keberlanjutan membutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan masyarakat agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui “The Journey of Hope”, Hino pun menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penggerak transportasi, tetapi turut berkontribusi terhadap kelestarian alam dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.