SPORT

Naik Kelas, Rizki Juniansyah Siap Hadapi Tantangan Baru di Asian Games 2026

Lifter Indonesia Rizky Juniansyah usai mencatatkan rekor dunia kelas 73kg pada ajang IWF World Cup 2024 di Phuket, Thailand, Kamis (4/4). Foto: tawa.or.th
Lifter Indonesia Rizky Juniansyah usai mencatatkan rekor dunia kelas 73kg pada ajang IWF World Cup 2024 di Phuket, Thailand, Kamis (4/4). Foto: tawa.or.th
apakabar.co.id, JAKARTA - Liter Indonesia, Rizki Juniansyah, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga performa dan kembali memburu medali emas di ajang Asian Games 2026. Hal tersebut dikatakannya usai menerima penghargaan dari NOC Indonesia atas pencapaiannya sebagai atlet dengan performa terbaik di Jakarta, Sabtu (9/5).

Rizki mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan dan menyebut penghargaan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

“Ke depannya saya akan terus berprestasi dan insyaallah nanti bisa menyumbangkan prestasi lagi di Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Rizki.

Namun sebelum berbicara jauh soal Olimpiade, fokus utama lifter muda Indonesia itu kini tertuju pada Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Jepang.

Menariknya, Rizki memastikan akan tampil di kelas berbeda dibanding saat dirinya tampil di Olimpiade. Jika sebelumnya turun di kelas 73 kg, kali ini ia bersiap tampil di kelas 85 kg. 

Perubahan kelas ini menjadi tantangan tersendiri bagi Rizki, mengingat adaptasi teknik, kekuatan, hingga strategi pertandingan harus kembali dimatangkan.

“Betul, saya ganti nomor. Dulu di 73 kilogram, nanti untuk Asian Games akan turun di kelas baru,” katanya.


Asian Games nanti juga akan menjadi debut Rizki di ajang tersebut. Pada edisi sebelumnya, ia gagal tampil karena harus menjalani operasi usus buntu.

Situasi itu membuat Asian Games 2026 menjadi momentum penting bagi Rizki untuk membuktikan diri di level Asia.

“Ini Asian Games pertama saya. Tahun sebelumnya saya tidak ikut karena operasi usus buntu. Jadi ini jadi pengalaman pertama dan juga di kelas baru,” ungkapnya.

Meski berstatus sebagai salah satu lifter terbaik Indonesia, Rizki tidak menutup mata bahwa persaingan di Asian Games akan sangat ketat. Ia menyebut China, Korea Utara, dan Korea Selatan sebagai lawan-lawan berat yang patut diwaspadai.

Menurutnya, negara-negara tersebut memiliki tradisi kuat di cabang angkat besi dan selalu menghadirkan atlet-atlet baru dengan kualitas tinggi.

“Tentunya pasti berat. Asian Games nanti ada Korea Utara, China, dan Korea Selatan. Mereka pasti punya atlet-atlet baru dan persaingannya tidak mudah,” ucap Rizki.

Meski begitu, lifter berusia 22 tahun itu mengungkapkan tidak ingin terlalu memikirkan lawan dan memilih fokus meningkatkan kualitas latihan.

“Yang penting saya tetap berjuang di tempat latihan dan terus mengejar prestasi seperti sebelumnya,” lanjutnya.

Sebelum tampil di Asian Games, Rizki lebih dulu harus melewati Seleksi Nasional (Seleknas) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni mendatang.

Seleknas menjadi pintu utama untuk menentukan komposisi atlet Indonesia yang akan berangkat ke multievent terbesar Asia tersebut.

Sebenarnya, Rizki dijadwalkan tampil di Kejuaraan Asia di India bulan ini. Namun keberangkatan itu batal terlaksana karena situasi yang belum memungkinkan.

“Seharusnya bulan ini kami berangkat ke India untuk Kejuaraan Asia, tapi tidak jadi. Jadi sekarang fokus ke Seleknas dulu sebelum Asian Games,” katanya.

Rizki pun memasang target tinggi. Ia ingin mengulang pencapaian terbaiknya seperti saat tampil di Olimpiade maupun SEA Games.

“Targetnya insyaallah yang terbaik. Kalau bisa mengulangi pencapaian seperti di Olimpiade dan SEA Games kemarin,” tegasnya.