SPORT

9 Pemain, VAR, Kartu Merah! Persiba Selamat dari Degradasi

Gelandang senior Persekat Tegal berupaya menghalau laju permainan menyerang Persiba Balikpapan dalam laga penentuan playoff Pegadaian Championship di Stadion Tri Panja, Jumat (8/5) sore. Foto: Ist
Gelandang senior Persekat Tegal berupaya menghalau laju permainan menyerang Persiba Balikpapan dalam laga penentuan playoff Pegadaian Championship di Stadion Tri Panja, Jumat (8/5) sore. Foto: Ist
apakabar.co.id, JAKARTA - Persiba Balikpapan memastikan diri tetap bertahan di Pegadaian Championship musim depan setelah melewati laga penuh drama kontra Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Jumat (8/5/2026) sore.

Beruang Madu menang tipis 2-1 dalam pertandingan yang diwarnai dua kartu merah, tekanan bertubi-tubi tuan rumah, hingga drama Video Assistant Referee (VAR) di pengujung laga.

Persiba langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan yang dibangun skuad asuhan Leonard Tupamahu membuahkan hasil pada menit ke-17 melalui gol Lorensius Amanat Sabda yang membawa tim tamu unggul lebih dulu.
Namun, pertandingan berubah drastis pada babak kedua. Persiba harus kehilangan Bintang Arrahim akibat kartu merah pada menit ke-61. Bermain dengan 10 pemain membuat tekanan Persekat semakin meningkat.

Tuan rumah akhirnya menyamakan skor lewat gol M. Kevy pada menit ke-68. Situasi tersebut sempat membuat Persiba berada di ambang degradasi. Meski kalah jumlah pemain, Persiba justru mampu merespons cepat. Hanya dua menit berselang, Dwi Geno sukses membawa Beruang Madu kembali unggul 2-1 pada menit ke-70.

Drama belum berhenti. Memasuki menit ke-87, publik Stadion Tri Sanja sempat bersorak setelah Persekat mencetak gol penyeimbang. Namun setelah pengecekan VAR, wasit menganulir gol tersebut.

Petaka kembali menghantam Persiba di sisa laga. Kiper Pancar diganjar kartu merah akibat pelanggaran di luar kotak penalti, membuat Persiba harus menuntaskan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.
Dalam kondisi tertekan, Persiba bertahan habis-habisan menghadapi gempuran Persekat di depan sekitar 3.600 pendukung tuan rumah. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persiba.

Hasil tersebut memastikan Persiba tetap berlaga di Pegadaian Championship musim depan, sementara Persekat harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga 3. 

Di laga lain, nasib berbeda dialami Persipura Jayapura. Tim berjuluk Mutiara Hitam gagal menjaga asa kembali ke kasta tertinggi setelah tumbang 0-1 dari Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe. Gol tunggal Anderson Silva pada masa injury time babak pertama memastikan Persipura kembali tertahan di kasta kedua musim depan.