OTOTEKNO

Wuling Eksion PHEV Punya 4 Mode Energi, Bisa Tempuh 1.000 Km Lebih

Jajal Wuling Eksion PHEV dengan rute Jakarta hingga Yogyakarta. Foto: dok. apakabar.co.id/Farhan
Jajal Wuling Eksion PHEV dengan rute Jakarta hingga Yogyakarta. Foto: dok. apakabar.co.id/Farhan
apakabar.co.id, JAKARTA - Setelah lebih dulu menghadirkan Darion, Wuling Motors kini resmi memasarkan Eksion sebagai SUV elektrifikasi terbaru yang tersedia dalam dua pilihan teknologi, yakni kendaraan listrik murni (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Kehadiran varian PHEV menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar dan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Namun tetap mengutamakan fleksibilitas saat melakukan perjalanan jauh tanpa harus bergantung pada stasiun pengisian daya.

Berkendara Sehari-hari Bisa Sepenuhnya Mengandalkan Tenaga Listrik

Salah satu keunggulan utama Wuling Eksion PHEV terletak pada baterai berkapasitas 20,5 kWh yang memungkinkan mobil menempuh jarak hingga 125 kilometer dalam mode listrik murni.

Dengan kemampuan tersebut, kebutuhan mobilitas harian seperti perjalanan ke kantor, mengantar anak sekolah, hingga aktivitas dalam kota dapat dilakukan tanpa mengaktifkan mesin bensin sama sekali.

Sensasi berkendaranya pun terasa mirip kendaraan listrik, dengan karakter yang senyap dan responsif sejak pedal akselerator diinjak.

Empat Mode Energi untuk Berbagai Kebutuhan Perjalanan

Untuk mendukung efisiensi dan fleksibilitas penggunaan, Wuling membekali Eksion PHEV dengan empat pilihan mode energi yang dapat diatur melalui head unit.

Mode EV Max akan memprioritaskan penggunaan tenaga listrik sepenuhnya. Sementara EV First tetap mengutamakan motor listrik, namun mesin bensin akan ikut bekerja ketika diperlukan.

Bagi pengguna yang tidak ingin repot mengatur sistem penggerak, tersedia mode Hybrid yang bekerja otomatis seperti mobil hybrid pada umumnya. Sistem akan mengatur penggunaan mesin dan motor listrik sekaligus menjaga kondisi baterai tetap optimal.

Sedangkan untuk perjalanan jarak jauh, mode Fuel Priority menjadi pilihan menarik karena lebih mengandalkan mesin bensin sehingga cadangan daya baterai tetap terjaga ketika dibutuhkan.

Ling Power Hybrid Jadi Andalan

Di balik performanya, Wuling Eksion PHEV mengandalkan teknologi Ling Power Hybrid System. Sistem ini mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc, motor listrik bertenaga 145 kW, serta baterai berkapasitas 20,5 kWh yang bekerja secara terintegrasi.

Perpaduan tersebut tidak hanya menghadirkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, tetapi juga tetap memberikan performa yang responsif saat digunakan dalam berbagai kondisi jalan.

Jarak Tempuh Tembus 1.000 Kilometer Lebih

Nilai jual terbesar dari Wuling Eksion PHEV adalah kemampuannya menempuh perjalanan jarak jauh. Dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh, SUV ini diklaim mampu melaju lebih dari 1.000 kilometer.

Angka tersebut membuat Eksion PHEV menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara ala mobil listrik. 

Namun tetap memiliki rasa aman saat melakukan perjalanan antarkota tanpa khawatir mencari fasilitas pengisian daya.

Bagi pengguna yang masih berada di masa transisi menuju kendaraan listrik, Wuling Eksion PHEV bisa menjadi jembatan yang menawarkan efisiensi, kenyamanan, sekaligus fleksibilitas dalam satu paket.