OTOTEKNO
The Battery Show Asia Indonesia 2026 Dorong RI Jadi Pusat Industri Baterai Asia
apakabar.co.id, JAKARTA - Perkuat posisi daam Industai baterai global, The Battery Show Asia - Indonesia 2026 siap digelar pada 2-5 September 2026 di JIExpo Kemayoran.
Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian besar Indonesia Energy & Engineering Series 2026.
Indonesia kini mulai bergerak dari sekadar pemasok bahan baku menjadi pusat ekosistem industri baterai terintegrasi.
Didukung cadangan nikel besar dan meningkatnya investasi kendaraan listrik, Indonesia dipandang memiliki posisi strategis di Asia.
Pasar baterai nasional pada 2024 tercatat mencapai USD1,45 miliar dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 2030.
Sementara sektor battery energy storage system atau BESS diperkirakan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
The Battery Show Asia Indonesia 2026 akan menghadirkan seluruh rantai industri baterai dalam satu platform.
Mulai dari produsen sel baterai, battery pack assembler, sistem manajemen baterai, hingga industri daur ulang akan terlibat dalam pameran ini.
Ajang tersebut juga menjadi ruang pertemuan investor, manufaktur, regulator, dan lembaga riset.
Beberapa organisasi seperti National Battery Research Institute dan Perkumpulan Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia dipastikan ikut berpartisipasi.
Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, menyebut industri baterai kini menjadi bagian penting strategi nasional.
“Hari ini kita tidak lagi berbicara tentang baterai hanya sebagai produk tetapi bagian dari strategi industri nasional,” ucap Hanung melalui pernyataan resminya dikutip Senin (11/5).
Ia menilai ekosistem industri energi, manufaktur, dan teknologi kini semakin saling terhubung.
Pameran ini juga digelar bersamaan dengan Electric & Power Indonesia 2026 dan Data Center Asia - Indonesia 2026.
“Ketiga pameran ini membentuk ekosistem industri yang saling mendukung mulai dari energi hingga teknologi digital,” pungkasnya.
Sejumlah perusahaan global seperti BryAir, Shandong Gelon Lib Co Ltd, hingga Trafoindo Prima Perkasa juga dipastikan hadir.
Selain area pameran, acara ini akan menghadirkan berbagai forum industri dan seminar strategis.
Pembahasan mencakup rantai pasok baterai global, keamanan baterai di iklim tropis, hingga pengembangan ekonomi sirkular.
Topik pengembangan sumber daya manusia untuk industri baterai nasional juga menjadi fokus utama.
Melalui ajang ini, Indonesia ingin mempertegas langkahnya sebagai pusat produksi dan inovasi baterai di kawasan Asia.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH