NEWS

Tak Lagi Bertahan, Pertamax Green 95 Akhirnya Ikut Naik

Pertamax Green 95 yang sehari sebelumnya masih menjadi satu-satunya BBM nonsubsidi Pertamina yang tidak mengalami penyesuaian harga akhirnya ikut naik.
Arsip Foto - Pengendara antre untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina di Duren Sawit, Jakarta, Senin (4/5/2026). Foto: ANTARA
Arsip Foto - Pengendara antre untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina di Duren Sawit, Jakarta, Senin (4/5/2026). Foto: ANTARA
apakabar.co.id, JAKARTA— PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. 

Setelah Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo naik pada 1 September, kini giliran Pertamax Green 95 yang mengalami kenaikan harga.

Mulai 2 September 2026, harga Pertamax Green 95 naik dari Rp16.600 per liter menjadi Rp19.150 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian tersebut merupakan bagian dari kebijakan harga BBM nonsubsidi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Mulai 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax Green 95. Penyesuaian ini mengikuti harga sejumlah produk BBM nonsubsidi yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Rabu (2/9).
Kenaikan tersebut membuat seluruh produk BBM nonsubsidi utama Pertamina mengalami penyesuaian harga pada awal September.

Sehari sebelumnya, Pertamina telah menaikkan harga Dexlite dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter, sedangkan Pertamax Turbo meningkat dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.

Pertamax Green 95 sebelumnya menjadi satu-satunya produk nonsubsidi yang tidak ikut mengalami penyesuaian pada 1 September.

Produk ini merupakan BBM beroktan 95 yang dicampur bioetanol dan dipasarkan sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Meski harga naik, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga kualitas produk dan layanan kepada konsumen. Perusahaan juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan agar performa mesin tetap optimal.

Sementara itu, Pertamax (RON 92) masih dipertahankan pada harga Rp15.950 per liter. Adapun BBM subsidi dan penugasan seperti Pertalite dan Biosolar juga belum mengalami perubahan harga, masing-masing tetap Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.