NEWS

Rumah Siap Kerja Antar Solo Raih Penghargaan Nasional Penurunan Pengangguran

Caption Foto:  Wali Kota Surakarta, Respati Ardi (tengah), menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka Regional. Foto: Dok. Istimewah
Caption Foto: Wali Kota Surakarta, Respati Ardi (tengah), menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka Regional. Foto: Dok. Istimewah
apakabar.co.id, SOLO - Pemerintah Kota Surakarta meraih apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri.

Kategori ini menilai upaya pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis inovasi. 

Kota Solo dinilai berhasil menghadirkan solusi melalui Program Rumah Siap Kerja, yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.

Penilaian mencakup kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, capaian nyata dalam menurunkan angka pengangguran, serta inovasi daerah yang mampu menciptakan dampak langsung bagi masyarakat.

Melalui Program Rumah Siap Kerja, Kota Solo mampu meraih prestasi di antara sejumlah kota besar lain di Regional Jawa-Bali, termasuk Denpasar dan beberapa ibu kota daerah lainnya.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, dan diterima langsung oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026) malam. 

Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian.

Selain menerima plakat penghargaan, Pemerintah Kota Surakarta juga mendapatkan uang apresiasi senilai Rp2 miliar dari Kementerian Dalam Negeri.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Program Rumah Siap Kerja yang dinilai mampu mendukung penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kota Solo.

Respati menjelaskan, Program Rumah Siap Kerja dirancang untuk membantu masyarakat Kota Solo, khususnya warga kurang mampu dan kelompok rentan, agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui pelatihan yang diberikan, warga yang mengakses Program Rumah Siap Kerja disiapkan untuk mampu bersaing, baik di pasar kerja dalam negeri maupun luar negeri.

“Ini program prioritas pertama yang dicanangkan di era saya, yaitu Program Rumah Siap Kerja. Jadi, dari pelatihan langsung menuju ke dunia kerja. Kami fokus sekali dengan hal tersebut. Melalui Program Rumah Siap Kerja ini, prioritasnya adalah warga Kota Solo desil 1 dan desil 2, serta difokuskan untuk pengentasan kemiskinan,” ujar Respati.


Ke depan, Respati memastikan pengembangan Rumah Siap Kerja akan terus dilanjutkan karena program tersebut telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tentu setiap tahun akan kita kembangkan karena masuk dalam RPJMD dan perencanaan pembangunan. Kita akan fokus, dan hari ini menjadi tolok ukur pertama bahwa Rumah Siap Kerja adalah program yang baik dan bermanfaat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Respati menyampaikan bahwa uang apresiasi senilai Rp2 miliar tersebut akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan dan fasilitas Rumah Siap Kerja.

“Tentunya hasil Rp2 miliar ini langsung akan saya distribusikan kepada warga kurang mampu. Yang belum bekerja akan kita salurkan kerja, baik ke dalam negeri maupun luar negeri, melalui Program Rumah Siap Kerja,” bebernya.

Respati juga mengajak warga Kota Solo yang belum mendapatkan pekerjaan untuk memanfaatkan fasilitas Rumah Siap Kerja. Masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta tanpa dipungut biaya.

“Jadi bagi saudara, rekan-rekan, teman-teman yang belum mendapatkan pekerjaan, silakan bergabung ke Rumah Siap Kerja. Saya pastikan akan terlayani dengan baik tanpa dipungut biaya,” tegasnya.

Di sisi lain, Respati menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Surakarta yang terus bekerja keras menjalankan target pengentasan kemiskinan melalui program ketenagakerjaan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas perhatian dan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri yang telah menghadirkan kategori Tingkat Pengangguran Terbuka. Tentu ini menjadi fokus prioritas kami dalam pengentasan kemiskinan melalui Rumah Siap Kerja. Kami yakin tingkat pengangguran terbuka ke depan akan semakin menurun dan pertumbuhan ekonomi Surakarta semakin baik,” imbuhnya.