SPORT

Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Adaptasi Jelang Denmark Open 2026

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Foto: PBSI
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Foto: PBSI
apakabar.co.id, JAKARTA - Tim bulutangkis Indonesia mulai memanaskan mesin menjelang tampil di Denmark Open 2026. Setelah tiba di Odense, Denmark, Sabtu (10/10) siang dan mendapat waktu istirahat penuh, skuad Merah-Putih langsung menjalani program pemulihan pada Minggu (11/10).

Pusat kebugaran menjadi tempat latihan pertama tim Indonesia. Sesi tersebut difokuskan untuk mengembalikan kondisi fisik atlet setelah menempuh perjalanan panjang sekaligus mempersiapkan tubuh sebelum menjalani latihan teknik pada sore hari.

Pelatih fisik Pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani, mengatakan program pagi difokuskan pada conditioning dan recovery.

"Pagi ini di gym fokus latihannya lebih ke mengembalikan kondisi tubuh setelah perjalanan panjang, jadi ada stretching, mobility, sedikit maintenance power dan sedikit maintenance endurance," ujar Ahmad Jaelani.

Menurutnya, program tersebut penting untuk memastikan kondisi tubuh para pemain siap menerima latihan teknik yang lebih intensif.

"Karena mulai nanti ada latihan teknik juga di sore harinya. Kami sudah harus persiapkan tubuh anak-anak untuk program yang akan diberikan di lapangan," lanjutnya.


Secara umum, kondisi para atlet dinilai cukup baik. Namun, beberapa pemain masih merasakan kekakuan pada bagian tubuh tertentu akibat perjalanan panjang.

"Secara keseluruhan oke, hanya memang ada beberapa yang ngerasa kaku-kaku di bagian tubuhnya. Makanya tadi awal-awal ada yang memulai dengan mobility, release fatigue-nya menggunakan foam roller, ada yang stretching dan sebagainya," ungkap Ahmad.

Hal senada disampaikan Fajar Alfian. Pemain senior Indonesia itu menilai sesi gym menjadi bagian penting untuk mengembalikan kebugaran sekaligus beradaptasi dengan kondisi tubuh setelah perjalanan.

"Sangat penting latihan pagi ini di gym untuk adaptasi badan setelah kemarin mendarat pagi sampai di hotel siang hari lalu full rest dan sekarang mencoba untuk mengembalikan kondisi tubuh sebelum sore kami latihan teknik," kata Fajar.

Fajar menambahkan, sesi tersebut membantu mengurangi rasa kaku pada tubuh sehingga para pemain bisa lebih siap menjalani latihan di lapangan.

"Tadi saya bagaimana biar keluar dulu engapnya dan conditioning agar badan tidak kaku, lebih enak dan siap dipakai di lapangan untuk teknik," ujarnya.

Setelah menjalani recovery dan latihan fisik, tim Indonesia dijadwalkan melanjutkan persiapan melalui latihan teknik. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan terakhir sebelum memasuki persaingan di turnamen nanti.

Denmark Open 2026 akan berlangsung pada 13-18 Oktober di SJF Bank Arena, Odense. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 750 tersebut menyediakan total hadiah sebesar 950 ribu dolar AS.