EKBIS
OJK Solo Rencanakan Literasi Keuangan Masuk Desa
apakabar.co.id, SOLO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo berencana memperluas program literasi keuangan hingga ke pelosok desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil memiliki pemahaman yang cukup mengenai produk dan layanan keuangan.
Kepala OJK Solo, Mohammad Mufid, mengatakan masyarakat desa menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan literasi keuangan. Sebab, mereka juga tidak luput dari berbagai tawaran investasi yang berpotensi merugikan.
"Literasi masuk desa perlu dipikirkan sampai daerah terpencil. Karena mereka masyarakat di desa banyak ditawari investasi macem-macem," ungkap Mufid dalam pertemuan dengan redaksi media yang diadakan di Rm Goela Klapa, Selasa (18/8).
Menurut Mufid dengan cara tersebut literasi ataupun akses keuangan dapat terlaksana secara merata.
"Itu juga relevan dalam memberantas permasalahan investasi bodong. Program itu nanti bisa kita create," sambungnya.
Hal itu ditambahkan Mufid juga sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan.
Meski demikian, Mufid menjelaskan dari data indeks literasi masyarakat tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.
"Tahun ini indeks literasinya meningkat 69,57%. Jika dibandingkan tahun sebelumnya 66,64%. Tahun ini juga Jawa Tengah indeks literasinya berada di atas nasional," paparnya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR