SPORT
Menpora Erick Thohir Tantang Atlet Indonesia Borong Emas di Asian Games 2026
apakabar.co.id, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir membakar semangat kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar 10 hari, Erick menantang para atlet untuk tampil maksimal dan mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak-banyaknya di Jepang.
Erick menegaskan, Indonesia memiliki modal besar untuk bersaing di tingkat Asia. Menurutnya, sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dari sisi populasi, ekonomi, dan pengaruh politik, Indonesia juga harus mampu menunjukkan kedigdayaannya melalui prestasi olahraga.
“Bisa tidak kita mempersiapkan dengan baik Asian Games ini? Bisa tidak kita mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak-banyaknya di Asian Games ini?” kata Erick dalam sambutannya.
Ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas dengan target yang selama ini dibebankan. Atlet yang memiliki peluang meraih perunggu didorong untuk membidik perak, sementara mereka yang berpotensi mendapatkan perak harus berani menaikkan target menuju emas.
“Yang berpotensi perunggu, tantang diri Anda untuk meraih perak. Yang potensi perak, tantang diri Anda, dapatkan emas,” tegasnya.
Sementara bagi atlet yang sudah menjadi kandidat peraih emas, Erick meminta mereka tetap rendah hati. Persaingan di level Asia dinilai semakin ketat seiring meningkatnya investasi berbagai negara terhadap pembinaan olahraga.
“Yang potensi emas, jangan jumawa. Persaingan sangat ketat. Banyak negara sekarang sudah mulai berinvestasi di olahraga,” ujarnya.
Erick juga menyinggung catatan Indonesia dalam sejarah Asian Games yang telah mengoleksi 98 medali emas. Namun, capaian tersebut dinilai belum cukup jika dibandingkan dengan negara-negara pesaing di kawasan Asia Tenggara.
Ia menyebut Thailand telah mengumpulkan 144 emas sepanjang keikutsertaannya di Asian Games. Kondisi itu menjadi salah satu pemicu bagi Indonesia untuk meningkatkan prestasi di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) disebut terus melakukan pembenahan pola pembinaan olahraga nasional. Erick mengatakan olahraga tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi representasi dan duta bangsa di panggung internasional.
“Arahan Bapak Presiden jelas, bahwa olahraga adalah duta bangsa dan juga mencerminkan kedigdayaan bangsa kita,” katanya.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 juga dipandang Erick sebagai bagian penting dalam memantau kekuatan atlet Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Dengan Olimpiade yang tinggal dua tahun lagi, pemerintah menyiapkan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang berkesinambungan.
Program tersebut akan disusun dalam kerangka jangka pendek, menengah, hingga panjang, dengan sistem yang transparan dan dilengkapi indeks prestasi.
Pada Asian Games 2026, Indonesia total menerjunkan 430 atlet dengan mengikuti 35 cabor ditambah 145 ofisial. Sebelumnya jumlah atlet mencapai 432 atlet. Ada dua atlet batal berangkat karena diskualifikasi.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, Erick berharap seluruh kontingen mampu memaksimalkan kesempatan dan memberikan performa terbaik.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR