LIFESTYLE

Go Healthy with Taiwan 2026 Buka Mentoring Global untuk 20 Inovator Terbaik

apakabar.co.id, JAKARTA – Taiwan kembali membuka kesempatan bagi para inovator Indonesia untuk mengembangkan solusi kesehatan berkelas dunia melalui kampanye Go Healthy with Taiwan 2026. 

Setelah mencatat kesuksesan pada penyelenggaraan perdana dengan menerima 638 proposal dari 55 negara, program tahun ini hadir dengan terobosan baru berupa Top 20 Mentorship Program yang dirancang untuk membantu para finalis menyempurnakan inovasi hingga siap dipasarkan.

Program tersebut menjadi nilai tambah dibanding tahun sebelumnya karena peserta tidak hanya berkompetisi memperebutkan hadiah utama, tetapi juga memperoleh pendampingan langsung dari para pakar industri internasional. 

Melalui mentoring ini, para finalis akan mendapatkan masukan mengenai penyempurnaan model bisnis, validasi peluang pasar, strategi komersialisasi, hingga pengembangan kemitraan global.


Kampanye yang diselenggarakan oleh International Trade Administration (TITA), Ministry of Economic Affairs Taiwan, dan diimplementasikan oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) ini mengusung tema "Designing Healthier Futures Together". Tema tersebut mencerminkan komitmen Taiwan untuk mendorong kolaborasi internasional dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.

Go Healthy with Taiwan 2026 terbuka bagi inovator, startup, peneliti, perguruan tinggi, institusi, organisasi, hingga pelaku industri dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Para peserta diajak memanfaatkan produk, teknologi, layanan, maupun model bisnis asal Taiwan untuk menghasilkan solusi kesehatan dan wellness yang mampu diterapkan di berbagai sektor.

Fokus inovasi yang diangkat mencakup sejumlah bidang strategis, seperti smart healthcare, perangkat medis, teknologi olahraga dan kebugaran, healthy ageing, digital health, hingga berbagai solusi wellness yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Melalui program ini, solusi yang dikembangkan diharapkan tidak berhenti sebagai konsep semata, tetapi mampu diterapkan secara nyata di komunitas, rumah sakit, institusi pendidikan, tempat kerja, hingga kota-kota yang tengah membangun ekosistem kesehatan modern.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana menjadi bukti tingginya antusiasme inovator global. Dari target awal hanya 100 proposal, penyelenggara justru menerima 638 proposal dari 55 negara.

Sejumlah kolaborasi yang lahir dari program tersebut kini mulai menunjukkan hasil nyata. Di Ukraina, tim pemenang berhasil mengimplementasikan peralatan medis asal Taiwan di sejumlah fasilitas kesehatan. Seluruh hadiah yang diperoleh bahkan diinvestasikan kembali untuk memperluas pengadaan perangkat medis sekaligus mendukung donasi bagi rumah sakit.

Di Swiss, perusahaan Perovskia menjalin kerja sama dengan Everlight Chemical. Kolaborasi tersebut menghasilkan riset yang dipublikasikan di jurnal ilmiah bergengsi Nature, sementara produksi percontohan diproyeksikan dimulai pada 2026.

Sementara di Amerika Serikat, Ideas Lab menggandeng Taiwan Institute of Sports Science (TISS) dalam pengembangan teknologi analisis gerak berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi tersebut membuka akses yang lebih luas terhadap pelatihan olahraga berstandar profesional dengan dukungan analisis berbasis data.

Melihat berbagai capaian tersebut, penyelenggara optimistis Go Healthy with Taiwan 2026 akan melahirkan lebih banyak inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dunia.

Peserta yang ingin mengikuti kompetisi diwajibkan menyusun proposal dalam Bahasa Inggris. Proposal harus menjelaskan solusi yang ditawarkan, dampak yang diharapkan, serta bagaimana inovasi tersebut mengintegrasikan produk, teknologi, layanan, atau model bisnis dari Taiwan. Seluruh proposal akan dinilai berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan penyelenggara.

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Go Healthy with Taiwan dan akan ditutup pada 5 Agustus 2026 pukul 23.59 GMT+8. Proposal yang telah dikirim tidak dapat diubah kembali setelah proses pengiriman selesai.

Selain kesempatan memperoleh mentoring eksklusif, tiga proposal terbaik masing-masing akan menerima hadiah sebesar US$30.000. Sebanyak 20 finalis akan mengikuti sesi pendampingan intensif bersama para ahli industri, sementara enam finalis terbaik akan diundang mengikuti kunjungan yang seluruh biayanya ditanggung ke Taiwan.


Dalam kunjungan tersebut, para finalis akan bertemu dengan perusahaan-perusahaan teknologi kesehatan terkemuka, mengenal lebih dekat ekosistem inovasi Taiwan, serta mempresentasikan solusi mereka pada babak final.

Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, layanan kesehatan preventif, digital health, healthy ageing, dan teknologi peningkatan kualitas hidup, Go Healthy with Taiwan 2026 diharapkan menjadi wadah kolaborasi internasional yang mampu mempercepat lahirnya solusi kesehatan inovatif.

Bagi Indonesia yang tengah mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan serta membangun ekosistem wellness yang semakin berkembang, kehadiran program ini membuka peluang besar bagi para inovator lokal untuk membawa gagasan mereka ke tingkat global sekaligus membangun kerja sama strategis dengan Taiwan.