ADVERTORIAL
Gandeng Kader Posyandu, BPBD Tapin Perkuat Edukasi Bencana hingga Tingkat Keluarga
apakabar.co.id, TAPIN - Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan melibatkan kader Posyandu untuk memperkuat edukasi kesiapsiagaan bencana hingga tingkat keluarga guna menekan risiko korban saat terjadi keadaan darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin M Noor mengatakan, penguatan kapasitas masyarakat menjadi kebutuhan penting karena Tapin memiliki potensi bencana yang cukup beragam, mulai dari banjir, banjir bandang, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor hingga cuaca ekstrem.
“Bencana bisa terjadi kapan saja. Karena itu masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan yang memadai agar mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar saat terjadi keadaan darurat,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin.
Menurut M Noor, keterlibatan kader Posyandu dipilih karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas yang paling terdampak saat bencana terjadi.
"Pola pendekatan melalui kader Posyandu dapat memperluas jangkauan edukasi kebencanaan hingga ke lingkungan keluarga, tidak hanya terbatas pada kegiatan formal pemerintah," katanya.
Selain mendapatkan pembekalan mitigasi dan penanganan bencana, ucap M Noor, peserta juga didorong menjadi penyambung informasi kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing agar masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat.
Ia menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kebencanaan melalui edukasi dan pelatihan mitigasi secara berkelanjutan di kawasan rawan bencana.
"BPBD Tapin berharap pemahaman masyarakat terkait mitigasi semakin meningkat sehingga dampak korban jiwa maupun kerugian akibat bencana dapat ditekan," tambahnya.
Editor:
TIM ADVERTORIAL
TIM ADVERTORIAL