ENERGI KALIMANTAN
Cegah Stunting, Pertamina EP Bunyu Bantu 18 Posyandu di Kalimantan Utara
apakabar.co.id, JAKARTA – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field memperkuat upaya pencegahan stunting dengan menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada 18 Posyandu di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Bantuan yang diserahkan pada 13–14 Juli 2026 itu merupakan bagian dari Program Pemberdayaan dan Pelibatan Masyarakat (PPM) perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah operasional.
Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Bunyu, Pemerintah Kecamatan Bunyu, serta pemerintah desa Bunyu Barat, Bunyu Selatan, dan Bunyu Timur.
Peralatan yang disalurkan meliputi 10 timbangan digital ibu dan anak, enam timbangan bayi digital, empat timbangan bayi analog, serta delapan alat ukur lingkar kepala. Seluruh peralatan itu akan dimanfaatkan oleh 18 Posyandu guna meningkatkan akurasi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi serta balita.
Secara keseluruhan, bantuan tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada 67 ibu hamil serta 568 bayi dan balita yang menjadi sasaran layanan Posyandu di Kecamatan Bunyu.
Senior Manager PEP Bunyu Field Ruri Heriandi mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui penyediaan sarana yang dibutuhkan Posyandu.
"Bantuan alat kesehatan ini merupakan bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu sekaligus mendukung pencegahan stunting di Kecamatan Bunyu. Kami berharap seluruh peralatan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Ruri, peningkatan kesehatan ibu dan anak menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Ia berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan di Bunyu.
Pemerintah Kecamatan Bunyu menyambut baik dukungan yang diberikan PEP Bunyu Field. Kasi Sosial dan Ekonomi Kecamatan Bunyu Yuli Hayati menilai bantuan tersebut memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.
"Kami mengapresiasi komitmen PT Pertamina EP Bunyu Field yang terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Semoga seluruh kader Posyandu dapat memanfaatkan dan merawat peralatan ini sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Bunyu Barat Suhadi, Kepala Desa Bunyu Selatan Alias Ranta, dan Kepala Desa Bunyu Timur Lis Endang Otafia. Ketiganya menilai bantuan tersebut menjawab kebutuhan Posyandu dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi ibu hamil, bayi, dan balita, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan dunia usaha.
Head Communication Relations & CID Zona 10 Elis Fauziyah menegaskan perusahaan akan terus mendukung program kesehatan masyarakat melalui berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut Elis, Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan status gizi, kesehatan ibu hamil, serta tumbuh kembang anak.
"Ketersediaan alat kesehatan yang memadai akan menghasilkan data pengukuran antropometri yang lebih akurat sehingga risiko stunting dapat dideteksi lebih dini dan ditindaklanjuti melalui intervensi yang tepat," jelasnya.
Melalui program tersebut, PEP Bunyu Field berharap dapat memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus mendukung target pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
Editor:
TIM ADVERTORIAL
TIM ADVERTORIAL