NEWS
Bakar Sampah Picu 41 Hektare Lahan Hangus di Jateng
apakabar.co.id, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan aktivitas pembakaran sampah atau serasah menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan lahan seluas 41 hektare lebih di Kabupaten Grobogan dan Klaten, Jawa Tengah.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan luasan lahan yang terbakar itu masing-masing dua hektare di wilayah Grobogan dan 39,25 hektare di Klaten Jawa Tengah.
Peristiwa kebakaran lahan di Kabupaten Grobogan itu sempat mengancam akses vital karena berada di dekat jalan raya dan jalur kereta api Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh.
"Kebakaran lahan di Grobogan terjadi pada Minggu (13/9). Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Grobogan di lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman dengan penyemprotan darat," kata dia di Jakarta, Senin (15/9).
https://apakabar.co.id/news/angin-kencang-jadi-tantangan-pemadaman-karhutla-di-kawasan-gunung-bromo/
Berton memaparkan tim gabungan saat ini masih melakukan pendinginan pada titik-titik bekas kebakaran guna memastikan terdapat sisa bara api atau tidak, yang berpotensi memicu timbulnya titik api kembali di area seluas dua hektare tersebut.
Sementara itu, kebakaran lahan akibat pembakaran serasah dengan dampak lebih luas di Klaten terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (12/9).
Berdasarkan data BNPB, kebakaran lahan di Klaten membakar total 39,25 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bayat, Prambanan, Wonosari, dan Juwiring.
Seluruh titik api akibat pembakaran serasah di Kabupaten Klaten tersebut akhirnya berhasil dipadamkan secara total oleh tim gabungan pada Minggu (13/9).
BNPB, kata dia, mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar serasah atau sampah secara sembarangan selama musim kemarau, terutama di sekitar kawasan lahan kering dan perlintasan sarana transportasi publik.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY