SPORT

12 Pemain Voli Putri Indonesia Dipanggil untuk Asian Games 2026

Timnas bola voli putri Indonesia menyerah 0-3 dari Thailand pada laga pembuka SEA V League 2024 di Vietnam, Jumat (2/8). Foto: PBVSI
Timnas bola voli putri Indonesia menyerah 0-3 dari Thailand pada laga pembuka SEA V League 2024 di Vietnam, Jumat (2/8). Foto: PBVSI
apakabar.co.id, JAKARTA - Persiapan timnas voli putri Indonesia menuju Asian Games 2026 mulai memasuki tahap pemusatan latihan nasional (pelatnas). PP PBVSI telah memanggil 12 pemain untuk dipersiapkan menghadapi ajang multievent terbesar di Asia tersebut.

Ke-12 pemain yang dipanggil mengisi lima posisi, yakni setter, opposite, middle blocker, outside hitter, dan libero. Komposisi tersebut menjadi bagian awal dari proses pembentukan skuad terbaik Indonesia untuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella mengatakan Marco Sugiyama masih dipercaya sebagai pelatih utama timnas voli putri Indonesia.

“Pelatih utama tetap Marco Sugiyama,” kata Loudry, Rabu (2/9/2026).


Pada posisi setter, dua pemain dipanggil, yakni Arneta Putri Amelia dan Ajeng Nur Cahaya. Keduanya berasal dari Jawa Timur.

Sektor opposite diisi Khanza Putri Yanzi dan Azzahra Dwi Febyane. Khanza merupakan pemain asal Jawa Timur, sedangkan Azzahra berasal dari Jawa Barat.

Tiga pemain mengisi posisi middle blocker. Mereka adalah Maradanti Namira dari DI Yogyakarta, Chelsa Berlian Nurtomo dari Jakarta, serta Geoanny Cahyarningtyas dari Jawa Timur.

Sementara itu, posisi outside hitter menjadi sektor dengan jumlah pemain terbanyak. PBVSI memanggil Medioll Steofanny Yoku dan Putri Nur Agustina dari Jawa Timur, Ersandrina Devega dari Jawa Tengah, serta Tina Syifa Sabila Salim dari Jawa Barat.

Untuk posisi libero, Guretno Indah Cahyani menjadi satu-satunya pemain yang dipanggil. Pemain tersebut juga berasal dari Jawa Timur.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan kontribusi pemain terbanyak dalam daftar pelatnas. Tujuh dari 12 pemain yang dipanggil berasal dari provinsi tersebut.

Jawa Barat menyumbangkan dua pemain, sedangkan Jakarta, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah masing-masing mengirimkan satu pemain.


Selain pemain, PBVSI juga telah menyiapkan jajaran ofisial untuk mendukung persiapan tim. Pedro B Lilipaly bertugas sebagai asisten pelatih, Bobby Ade Setiawan menangani statistik, dan Lourina Henriette dipercaya sebagai pelatih fisik.

Pemanggilan 12 pemain ini menjadi langkah awal timnas voli putri Indonesia dalam mempersiapkan diri menuju Asian Games 2026. Para pemain akan menjalani proses pelatnas dan seleksi untuk membentuk tim yang nantinya diharapkan mampu bersaing di level Asia.

Daftar 12 Pemain Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026:

1. Arneta Putri Amelia — Setter — Jawa Timur
2. Ajeng Nur Cahaya — Setter — Jawa Timur
3. Khanza Putri Yanzi — Opposite — Jawa Timur
4. Azzahra Dwi Febyane — Opposite — Jawa Barat
5. Maradanti Namira — Middle Blocker — DI Yogyakarta
6. Chelsa Berlian Nurtomo — Middle Blocker — Jakarta
7. Geoanny Cahyarningtyas — Middle Blocker — Jawa Timur
8. Medioll Steofanny Yoku — Outside Hitter — Jawa Timur
9. Ersandrina Devega — Outside Hitter — Jawa Tengah
10. Putri Nur Agustina — Outside Hitter — Jawa Timur
11. Tina Syifa Sabila Salim — Outside Hitter — Jawa Barat
12. Guretno Indah Cahyani — Libero — Jawa Timur

Ofisial Tim:
- Marco Sugiyama — Pelatih Utama
- Pedro B Lilipaly — Asisten Pelatih
- Bobby Ade Setiawan — Statistik
- Lourina Henriette — Pelatih Fisik