OTOTEKNO

Test Drive Suzuki Grand Vitara Hybrid: Nyaman, Responsif, dan Minim Ribet di IIMS 2026

Suzuki Grand Vitara Hybrid menjadi salah satu line-up mobil Suzuki di area test drive di ajang IIMS 2026. Foto: dok. apakabar.co.id/Farhan
Suzuki Grand Vitara Hybrid menjadi salah satu line-up mobil Suzuki di area test drive di ajang IIMS 2026. Foto: dok. apakabar.co.id/Farhan
apakabar.co.id, JAKARTA - Keramaian IIMS 2026 bukan cuma soal melihat mobil-mobil baru dari balik pagar pembatas. Di area test drive, sensasinya jauh berbeda. Di sinilah pengunjung bisa benar-benar merasakan karakter sebuah mobil sebelum jatuh hati. 

Booth Suzuki menjadi salah satu brand yang cukup ramai disambangi, dengan membawa sejumlah model andalan untuk dijajal langsung, mulai dari Fronx, XL7, Jimny, hingga Grand Vitara Hybrid.

Kesempatan itu kami manfaatkan untuk menjajal Suzuki Grand Vitara Hybrid, SUV coupe 5-penumpang yang kini jadi andalan Suzuki di segmen hybrid. 

Begitu masuk dibalik ruang kemudi Grand Vitara, impresi pertama langsung terasa dari dalam kabin. Pintu tertutup rapat, dan suasana di dalam terasa senyap. Suara mesin maupun hiruk-pikuk dari luar nyaris tidak terdengar, memberikan kesan mobil ini memang dirancang untuk kenyamanan.



Duduk di balik kemudi, nuansa mewah langsung menyambut. Panoramic sunroof yang membentang di atas kepala, menghadirkan pandangan luas dan pencahayaan alami yang membuat kabin terasa lega.

Beberapa fitur modern juga siap memanjakan pengemudi, mulai dari wireless charger hingga fitur entertainment head unit yang sudah mendukung penggunaan Apple CarPlay maupun Android Auto.

Pengalaman berkendara terasa semakin praktis berkat hadirnya head-up display (HUD) di atas dashboard. Informasi penting seperti kecepatan, putaran mesin, hingga status kerja sistem hybrid ditampilkan langsung di depan mata. 

Hasilnya, fokus tetap terjaga ke arah jalan tanpa harus sering melirik panel instrumen. Saat bermanuver pelan atau parkir, kamera 360 derajat juga sangat membantu, terutama untuk melihat area blind spot di lintasan sempit.

Saat pedal gas diinjak, respons mesin terasa halus namun sigap. Kombinasi mesin bensin 1.500 cc dengan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) berpadu dengan transmisi otomatis 6-percepatan berjenis torque converter. 

Ketika melibas rintangan tanjakan buatan dan gundukan besi di area test drive IIMS 2026, Grand Vitara Hybrid melaju dengan mudah tanpa perlu menginjak gas terlalu dalam. Ground clearance setinggi 210 mm turut memberi rasa percaya diri saat melewati berbagai simulasi medan.



Menariknya, meski punya jarak bodi ke tanah yang cukup tinggi, mobil ini tetap terasa stabil saat diajak bermanuver zig-zag melewati cone. Tidak ada gejala limbung berlebihan, membuat pengendalian terasa aman dan menyenangkan. 

Bagi yang ingin sensasi berkendara lebih personal, paddle shift di balik setir juga bisa dimanfaatkan setelah memindahkan tuas transmisi ke mode manual.

Selama sesi test drive, keunggulan sistem hybrid Suzuki terasa jelas. Fitur Engine Auto Start-Stop bekerja halus, mematikan mesin saat mobil berhenti dan menyalakannya kembali tanpa getaran saat gas diinjak.

Saat pengereman ringan, sistem regenerative braking otomatis mengisi ulang baterai lithium-ion tanpa perlu colok daya. Dari kondisi diam hingga mulai melaju, bantuan Acceleration Assist dari motor listrik ISG membuat tarikan awal terasa lebih enteng dibandingkan mesin 1.500 cc non-hybrid.

Secara keseluruhan, pengalaman singkat di lintasan test drive IIMS 2026 cukup memberi gambaran karakter Suzuki Grand Vitara Hybrid. Nyaman, senyap, mudah dikendarai, dan terasa pintar berkat teknologi hybrid yang bekerja tanpa ribet. 

Nah, buat pengunjung yang penasaran dengan sensasi SUV hybrid yang praktis untuk harian, area test drive Suzuki di IIMS 2026 jelas jadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan.