OTOTEKNO

Suzuki Recall 2.595 Unit Burgman 125 EX, Kabel Rem Belakang Berpotensi Bermasalah

Suzuki Recall 2.595 Unit Burgman 125 EX, Kabel Rem Belakang Berpotensi Bermasalah. Foto: dok. Suzuki
Suzuki Recall 2.595 Unit Burgman 125 EX, Kabel Rem Belakang Berpotensi Bermasalah. Foto: dok. Suzuki
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjalankan kampanye penarikan kembali atau recall sepeda motor Suzuki Burgman 125 EX yang dipasarkan di Indonesia.

Melalui program Product Quality Update, Suzuki recall sekitar 2.595 unit Burgman 125 EX produksi PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Tambun I periode 12 Juni 2025 hingga 23 Februari 2026.

Adapun pemeriksaan difokuskan pada komponen kabel rem belakang atau rear brake cable pada Burgman 125 EX.

Suzuki menemukan adanya potensi ketidaksesuaian jalur pemasangan kabel rem belakang pada unit tertentu.

Kondisi tersebut dalam situasi tertentu berisiko menyebabkan kabel terjepit.

Jika dibiarkan, hal ini berpotensi membuat lapisan pelindung kabel mengelupas dan memicu korosi.

Dampak lanjutan dapat memengaruhi kinerja sistem pengereman.

”Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kualitas dan keselamatan produk,” ujar Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS, Hariadi dalam pernyataan resminya, Selasa (31/3).

Suzuki memastikan seluruh jaringan Bengkel Resmi telah disiapkan dengan teknisi dan peralatan untuk menangani unit terdampak.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jalur kabel rem belakang sesuai standar teknis.

Jika ditemukan ketidaksesuaian, Suzuki akan melakukan penyesuaian hingga penggantian komponen.

Seluruh proses pemeriksaan dan perbaikan dilakukan tanpa biaya alias gratis bagi konsumen dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 90 menit.

Pemilik Burgman 125 EX yang masuk dalam daftar recall diimbau segera melakukan pemeriksaan ke Bengkel Resmi Suzuki.

Pelanggan juga disarankan melakukan pengecekan VIN serta booking service sebelum datang ke bengkel.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800 atau WhatsApp 0811-1993-0800.