OTOTEKNO

Suzuki Bidik Market Share 9,5 Persen di 2026, Produk Lokal Siap Jadi Penopang

Lima karakter keluarga Indonesia yang cocok mengendarai Suzuki New XL7 Hybrid. Foto: dok. SIS
Lima karakter keluarga Indonesia yang cocok mengendarai Suzuki New XL7 Hybrid. Foto: dok. SIS
apakabar.co.id, JAKARTA - Suzuki Indonesia membuka 2026 dengan target agresif, yakni menguasai 9,5 persen pangsa pasar mobil nasional.

Kepercayaan diri tersebut muncul meski performa penjualan sepanjang 2025 tidak sepenuhnya lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, menilai kondisi pasar yang menantang justru memperlihatkan ketahanan merek Suzuki.

“Penjualan ritel Suzuki tahun lalu tetap mampu menjaga market share di level 7,8 persen,” ucap Donny dalam acara Media Gathering di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (29/1).
Pada jalur distribusi wholesales, Suzuki bahkan berhasil meningkatkan pangsa pasar menjadi 8,3 persen.

Capaian tersebut dinilai cukup untuk menjadi landasan Suzuki menaikkan target kontribusi pasar pada tahun ini.

Sebagai perbandingan, pada 2024 Suzuki mencatat penjualan ritel 69.392 unit dengan market share 7,8 persen.

Sementara pada 2025, volume ritel turun menjadi 64.838 unit, namun proporsi pasar tidak mengalami pergeseran.
Suzuki menegaskan bahwa kendaraan rakitan dalam negeri menjadi penopang utama, dengan kontribusi mencapai 88 persen dari total penjualan.

Segmen kendaraan niaga kembali menjadi tulang punggung, di mana New Carry menyumbang hampir separuh penjualan ritel.

Di sisi kendaraan penumpang, tren pasar bergerak ke arah SUV yang direspons Suzuki melalui New XL7.

Model tersebut berperan sebagai kontributor terbesar di segmen keluarga dengan kapasitas tujuh penumpang.
Portofolio SUV Suzuki kemudian diperluas lewat kehadiran Fronx yang mengusung desain coupe.

Diproduksi di Cikarang, Fronx disiapkan tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga kebutuhan ekspor.

Sejak diluncurkan pertengahan 2025, Fronx telah mencatatkan penjualan mendekati 10.000 unit.

Pencapaian tersebut diperkuat dengan raihan belasan penghargaan nasional, termasuk gelar mobil terbaik tahun ini.
Suzuki juga melihat perubahan perilaku konsumen terhadap teknologi elektrifikasi ringan.

Varian Smart Hybrid Vehicle by Suzuki kini menjadi pilihan mayoritas pembeli mobil penumpang Suzuki.

Data Gaikindo menunjukkan lebih dari separuh konsumen memilih varian hybrid karena efisiensi dan kemudahan penggunaan.

Suzuki menilai tren ini sebagai sinyal positif bagi transisi menuju mobil yang lebih ramah lingkungan.