OTOTEKNO

Hino Perkuat Produksi Lokal, TKDN Tembus 71,85 Persen dan Siap Jadi Basis Ekspor

Hino Perkuat Produksi Lokal, TKDN Tembus 71,85 Persen dan Siap Jadi Basis Ekspor. Foto: dok. HMSI
Hino Perkuat Produksi Lokal, TKDN Tembus 71,85 Persen dan Siap Jadi Basis Ekspor. Foto: dok. HMSI
apakabar.co.id, JAKARTA - Hino Motors Ltd bersama entitasnya di Indonesia terus memperkuat peran industri kendaraan niaga nasional lewat peningkatan produksi lokal dan investasi.

Salah satu pencapaian terbarunya adalah tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tembus hingga 71,85 persen untuk beberapa model.

Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan antara Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza dengan jajaran manajemen Hino, termasuk Satyakam Arya, Shingo Sakai, dan Hiroshi Terawaki.

Pertemuan ini membahas arah pengembangan industri kendaraan niaga serta peluang menjadikan Indonesia sebagai basis produksi global.

Hino mengungkapkan bahwa hingga saat ini total investasi di Indonesia telah mencapai USD 112,5 juta, dengan kapasitas produksi mencapai 75.000 unit per tahun.

Aktivitas manufaktur tersebut juga menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja, memperkuat kontribusi terhadap industri otomotif nasional.

Tak hanya fokus pasar domestik, Hino juga mulai mendorong Indonesia sebagai hub ekspor kendaraan niaga.

Dengan dukungan fasilitas produksi dan rantai pasok lokal yang semakin matang, Indonesia dinilai punya potensi besar untuk menjadi basis produksi bagi pasar regional hingga global.

Dari sisi локалisasi, Hino terus meningkatkan kandungan komponen dalam negeri di berbagai model.

Saat ini, TKDN produk Hino berada di kisaran 44,35 persen hingga 57,26 persen, sementara enam model di segmen light duty seperti Hino 300 Series bahkan sudah mencapai 71,85 persen.

Pencapaian ini menjadi sinyal kuat berkembangnya industri komponen lokal sekaligus memperkuat ekosistem manufaktur nasional.

Selain produksi, Hino juga aktif dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan vokasi, penyediaan fasilitas pelatihan, hingga kolaborasi dengan institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor otomotif.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong kolaborasi antara industri dan pemangku kepentingan agar kapasitas produksi nasional bisa dimaksimalkan dan daya saing industri otomotif Indonesia semakin meningkat.

Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Shingo Sakai, menegaskan bahwa langkah ini juga diimbangi dengan penguatan layanan kepada pelanggan.

Lebih jauh, langkah strategis ini semakin memperkuat posisi Hino sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia.

“Selain peningkatan produksi lokal, kami juga memastikan dukungan layanan purna jual yang menyeluruh agar operasional pelanggan tetap optimal dan produktif,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Jumat (17/4).