OTOTEKNO
GIIAS 2026: Penjualan Isuzu Naik 21,8 Persen, ELF Jadi Andalan
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatatkan 1.180 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026.
Angka tersebut meningkat 21,8 persen dibandingkan capaian GIIAS 2025 yang berada di level 969 unit.
Pertumbuhan ini sekaligus menunjukkan kuatnya permintaan kendaraan komersial untuk mendukung aktivitas bisnis dari berbagai sektor.
Kontributor terbesar berasal dari Isuzu ELF yang menyumbang lebih dari separuh total pemesanan.
Setelahnya, permintaan ditopang Isuzu GIGA, kendaraan produksi Indonesia Isuzu TRAGA, serta dua model light commercial vehicle (LCV), yakni Isuzu D-Max dan Isuzu mu-X.
President Director PT IAMI, Masayasu Hideshima mengatakan; capaian tersebut mencerminkan kebutuhan pelaku usaha terhadap kendaraan yang mampu menunjang produktivitas operasional.
“Kami melihat antusiasme konsumen terhadap kendaraan komersial Isuzu terus tumbuh, sejalan dengan kebutuhan mereka terhadap kendaraan yang dapat diandalkan untuk mendukung operasional bisnis,” ujar Hideshima dalam keterangan persnya, Selasa (11/8).
Dari lima model yang ditawarkan Isuzu di GIIAS 2026, ELF menjadi tulang punggung penjualan dengan kontribusi lebih dari 50 persen.
Model ini menjadi salah satu pilihan utama pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan niaga untuk mendukung aktivitas distribusi dan operasional sehari-hari.
Sementara itu, Isuzu GIGA menyasar kebutuhan kendaraan dengan kemampuan lebih besar, sedangkan TRAGA menjadi pilihan kendaraan niaga ringan yang diproduksi di Indonesia.
Untuk segmen kendaraan dengan karakter lebih fleksibel, Isuzu juga mengandalkan D-Max dan mu-X.
Komposisi tersebut menunjukkan strategi Isuzu dalam menggarap kebutuhan kendaraan komersial dari berbagai kelas, bukan hanya melalui satu jenis kendaraan.
Selain mencatat pertumbuhan pemesanan, Isuzu juga membawa pulang penghargaan Favorite Booth – Best Collaboration Commercial pada GIIAS 2026.
Apresiasi tersebut tidak lepas dari konsep booth Isuzu yang menampilkan sejumlah kendaraan dengan aplikasi khusus hasil kolaborasi bersama mitra.
Salah satunya Isuzu ELF NLR yang dikembangkan menjadi campervan melalui kolaborasi dengan JAJAGO dan Karoseri Delima Mandiri.
Ada pula GIGA FVR dalam wujud Road Sweeper yang dikembangkan bersama YMG Tech Mobility.
Tak kalah menarik, ada TRAGA yang tampil sebagai Salon Studio melalui kolaborasi dengan Putri, brand pertama Paragon Corp, serta Karoseri Delima Mandiri.
Ketiga kendaraan tersebut menunjukkan bahwa kendaraan niaga Isuzu dapat dikembangkan menjadi berbagai aplikasi sesuai karakter dan kebutuhan bisnis pelanggan.
Kendaraan Niaga Tak Sekadar Alat Angkut
Bagi Isuzu, kolaborasi dengan karoseri dan mitra bisnis menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi kendaraan yang lebih spesifik.
Konsep tersebut memungkinkan kendaraan yang awalnya memiliki fungsi dasar sebagai kendaraan angkut dikembangkan menjadi ruang usaha, kendaraan operasional, hingga kendaraan khusus untuk kebutuhan industri.
Menurut Hideshima, penghargaan Favorite Booth - Best Collaboration Commercial merupakan apresiasi yang sangat berarti bagi Isuzu.
“Kami tidak ingin sekadar menampilkan kendaraan, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas produk Isuzu dalam menjawab beragam kebutuhan bisnis pelanggan,” kata dia.
Lebih jauh, kolaborasi dengan mitra bisnis dan karoseri memperkuat kemampuan Isuzu dalam menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi kendaraan yang lebih sesuai dengan operasional mereka.
Dengan pendekatan tersebut, pelanggan tidak hanya mendapatkan kendaraan, tetapi juga dapat mengembangkan unit sesuai kebutuhan bisnis masing-masing.
Hideshima menegaskan, strategi Isuzu ke depan tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga memperkuat ekosistem pendukung yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Pasalnya, kebutuhan kendaraan komersial setiap sektor usaha memiliki karakter berbeda sehingga solusi yang ditawarkan harus mampu mengikuti pola operasional masing-masing bisnis.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” tutup Hideshima.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH