SPORT
MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor Penonton, Menpora Erick: Ekonomi Daerah Meningkat
apakabar.co.id, JAKARTA - Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat rekor baru jumlah penonton. Sepanjang tiga hari penyelenggaraan, ajang MotoGP Mandalika dihadiri 157.875 penonton.
Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sejak pertama kali MotoGP digelar di Mandalika pada 2022 lalu. Berdasarkan data Dorna, angka kehadiran penonton terus meningkat dari hari pertama hingga puncak balapan pada Minggu (11/10).
Pada hari pertama, tercatat 39.510 penonton hadir di sirkuit. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 53.296 penonton pada Sabtu, sebelum mencapai 65.069 orang pada Minggu.
Dengan total 157.875 penonton, MotoGP Mandalika 2026 berhasil melampaui catatan tahun sebelumnya yang mencapai 140.324 orang. Jumlah tersebut juga lebih tinggi dibandingkan 2024 sebanyak 121.252 penonton, 2023 sebanyak 102.929 penonton, dan 2022 sebanyak 102.801 penonton.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini.
"Luar biasa! Breaking record, 157 ribu penonton! Tepuk tangannya buat semua!" kata Erick di Paddock Sirkuit Mandalika.
Menurut Erick, tingginya antusiasme penonton menjadi bukti bahwa MotoGP tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Ia menilai kehadiran ribuan penonton dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor pariwisata dan usaha masyarakat di NTB.
"Dan saya rasa event-event ini membuktikan apa? Membantu ekonomi daerah," ujar Erick.
Erick juga menyoroti pernyataan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal terkait penurunan angka kemiskinan di daerah tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga internasional dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Antusiasme penonton tahun ini juga tidak lepas dari kehadiran dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Tanah Air.
Selain itu, persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 antara Marc Marquez dan Jorge Martin turut meningkatkan perhatian publik terhadap balapan di Mandalika.
Marquez saat ini berada di puncak klasemen dengan 343 poin, unggul lima poin atas Jorge Martin yang mengoleksi 339 poin.
Erick menegaskan dampak positif penyelenggaraan MotoGP juga dirasakan masyarakat di sekitar kawasan Mandalika. Ia menyebut angka kemiskinan di sekitar kawasan tersebut mengalami penurunan signifikan.
"Pak Gubernur NTB dan masyarakat setempat pun menyambut gembira kesuksesan gelaran tahun ini," tuturnya.
Selanjutnya, capaian dan hasil evaluasi MotoGP Mandalika 2026 akan dilaporkan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan penyelenggaraan event serupa di masa mendatang.
Terkait masa depan MotoGP di Mandalika, Erick menyerahkan keputusan mengenai perpanjangan kontrak kepada Presiden.
"Soal perpanjangan kontrak nanti kita tunggu putusan Bapak Presiden. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan," ujarnya.
Meski demikian, Erick memastikan pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap keberlanjutan MotoGP Mandalika karena dinilai memberikan manfaat positif bagi Indonesia.
"Ya, kita pasti dukung, karena ini event yang bagus," kata Erick.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR