SPORT
Gregoria Mariska Tunjung Tinggalkan Pelatnas PBSI Usai 12 Tahun Mengabdi
apakabar.co.id, JAKARTA — PP PBSI resmi menerima dan menghormati keputusan tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, yang memilih mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian penting skuad Merah Putih.
Keputusan tersebut disampaikan Gregoria setelah melalui serangkaian komunikasi dan diskusi bersama Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, serta kepala pelatih tunggal putri utama Pelatnas PBSI, Imam Tohari.
Dalam surat pengunduran dirinya, Gregoria menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus, pelatih, dan tim pendukung PBSI yang telah memberikan kesempatan, pengalaman, dan kepercayaan kepadanya selama 12 tahun membela Indonesia di Pelatnas.
Pebulu tangkis kelahiran Wonogiri itu mengaku keputusan tersebut tidak diambil secara mudah. Kondisi kesehatan yang belum pulih sepenuhnya akibat gangguan vertigo menjadi alasan utama dirinya memilih menepi dari Pelatnas dan fokus pada proses pemulihan.
Hingga kini, Gregoria merasa belum berada dalam kondisi terbaik untuk kembali menjalani latihan dan persaingan di level tertinggi. Ia juga mengaku belum memiliki keyakinan penuh untuk kembali tampil di berbagai turnamen internasional.
Selama memperkuat Indonesia, Gregoria dikenal sebagai salah satu tunggal putri terbaik yang dimiliki Tanah Air. Dengan semangat juang tinggi dan mental pantang menyerah, ia sukses mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.
Tak hanya menjadi andalan di sektor tunggal putri, Gregoria juga dianggap sebagai sosok inspiratif bagi generasi muda bulutangkis Indonesia. Perjalanannya dari atlet junior hingga menjadi tulang punggung tim nasional menjadi contoh dedikasi dan kerja keras seorang atlet profesional.
PP PBSI pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas seluruh pengabdian Gregoria selama mengenakan seragam Merah Putih. Federasi berharap atlet berusia 26 tahun itu dapat segera pulih dan tetap meraih kesuksesan di masa mendatang.
“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia. Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujar Eng Hian.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR