SPORT
IRRA 2026 Naik Kelas, Hadirkan Rute 550 Km dan Bidik Standar Internasional
apakabar.co.id, JAKARTA – Budi Luhur University menjadi tuan rumah peluncuran Inisiasi Rally Raid Adventure (IRRA) 2026, ajang reli lintas alam yang dikenal sebagai "Mini Rally Dakar Indonesia". Setelah sukses menggelar edisi perdana pada 2025, IRRA tahun ini hadir dengan tantangan yang jauh lebih berat melalui lintasan sepanjang 550 kilometer serta regulasi keselamatan yang lebih ketat.
Peluncuran IRRA 2026 berlangsung di Doktorandus Koffie, Jakarta, Selasa (7/7). Kompetisi akan digelar pada 8–12 Desember 2026 dengan rute yang melintasi Subang, Sumedang, Indramayu, dan berakhir di Majalengka, Jawa Barat.
Wakil Ketua Penyelenggara IRRA 2026, Julian Johan atau yang akrab disapa Jeje, mengatakan peningkatan kualitas kompetisi menjadi fokus utama pada penyelenggaraan tahun kedua ini.
"Tahun ini kita mencoba memperpanjang jaraknya hingga 550 kilometer. Jalur ini akan melintasi beberapa kabupaten di Jawa Barat, mulai dari Subang, Sumedang, Indramayu, dan akan finis di Majalengka," ujar Jeje.
Menurutnya, seluruh peserta akan menghadapi karakter medan tropis khas Indonesia yang mengombinasikan jalan tanah berliku, jalur berbatu terjal, hingga lintasan yang menyeberangi sungai-sungai kecil. Kondisi tersebut menuntut kemampuan navigasi, ketahanan kendaraan, serta kesiapan fisik dan mental yang tinggi.
Selain lintasan yang lebih panjang, IRRA 2026 juga memperketat standar keselamatan. Jeje menegaskan seluruh kendaraan wajib memenuhi regulasi yang lebih sesuai dengan standar internasional sebagai bagian dari upaya membawa IRRA berada di bawah pengawasan FIA dan FIM.
"Di tahun 2026 ini kita lebih menyesuaikan dengan regulasi yang ada. Kita perketat lagi terkait safety karena itu merupakan hal terpenting dalam balapan. Harapannya, dengan kualitas penyelenggaraan dan keamanan yang lebih baik, kejuaraan ini bisa mencapai taraf internasional," katanya.
Tingginya animo pada penyelenggaraan perdana menjadi modal optimisme panitia. Jika pada 2025 target awal hanya 20 kendaraan namun berhasil diikuti lebih dari 70 peserta, maka tahun ini penyelenggara membidik kehadiran 100 kendaraan dari kategori mobil maupun motor.
Tak hanya diikuti pereli nasional, IRRA juga mulai menarik perhatian pembalap mancanegara. Tahun lalu peserta datang dari Malaysia, Thailand, hingga India, dan jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah pada edisi 2026.
Sedangkan Budi Luhur University dipilih sebagai lokasi peluncuran karena Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, merupakan pencinta otomotif sekaligus pernah mengikuti Rally Dakar di Argentina.
"Saya mendukung kegiatan IRRA yang balapannya mirip Rally Dakar atau bisa disebut sebagai Mini Rally Dakar. Berkembangnya IRRA diharapkan dapat menjadi sarana promosi wisata otomotif di daerah-daerah yang memiliki keindahan alam dan budaya," ujar Kasih.
Sementara itu, Rektor Budi Luhur University, Agus Setyo Budi, menilai kehadiran IRRA di lingkungan kampus memberikan inspirasi bagi generasi muda.
Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat belajar di ruang kelas, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, karakter, dan kepemimpinan melalui berbagai aktivitas positif.
"Rally mengajarkan banyak nilai penting. Ada keberanian, ketekunan, strategi, konsentrasi, dan tanggung jawab. Generasi muda tidak hanya belajar menjadi pemenang, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh, sportif, dan berintegritas," ujarnya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR