SPORT
Dimitar Berbatov dan Pedro Rodriguez Ungkap Kunci Jadi Pemain Top Dunia
apakabar.co.id, JAKARTA – Legenda sepak bola dunia Dimitar Berbatov dan Pedro Rodriguez menilai postur tubuh bukan menjadi penentu utama keberhasilan seorang pemain di level tertinggi.
Hal itu disampaikan keduanya saat tampil dalam talkshow bersama penggemar di Fanzone East, Ringroad Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Berbatov mencontohkan Lionel Messi dan Pedro yang tidak memiliki postur tubuh besar, tetapi mampu meraih kesuksesan besar di dunia sepak bola.
"Messi bukan yang terbesar. Pedro bukan yang terbesar, tetapi dia tetap seorang juara dunia. Jadi, ini bukan tentang ukuran tubuh dalam sepak bola," kata Berbatov.
Menurut mantan penyerang Manchester United itu, kualitas seorang pemain jauh lebih penting dibandingkan ukuran fisik. Namun, bakat juga harus diiringi dengan disiplin, motivasi, dan konsistensi.
"Jika Anda disiplin, termotivasi, konsisten, dan tentu saja memiliki bakat untuk sepak bola, pada akhirnya Anda akan mencapai kisah sukses Anda sendiri," ujarnya.
Berbatov juga menekankan pentingnya kekuatan mental bagi pemain yang ingin mencapai level tertinggi.
Ia mengatakan pemain harus memiliki tujuan, mimpi, dan ambisi untuk terus berkembang. Tantangan dan masa-masa sulit, menurutnya, merupakan bagian yang harus dilewati dalam perjalanan seorang pesepak bola.
"Anda harus kuat secara mental dan disiplin," tegas Berbatov.
Pandangan serupa disampaikan Pedro Rodriguez. Mantan pemain Barcelona dan timnas Spanyol itu menyebut mentalitas untuk bersaing menjadi salah satu kunci keberhasilan pemain mencapai level tertinggi.
Menurut Pedro, Spanyol memiliki struktur pembinaan yang kuat dan telah dibangun selama bertahun-tahun. Namun, struktur tersebut harus ditunjang kerja keras dan mentalitas pemain.
"Yang paling penting adalah mentalitas untuk bersaing, kemudian bekerja sangat keras setiap hari," kata Pedro.
Ia juga menilai keberhasilan sepak bola Spanyol tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan fisik.
Pedro mencontohkan banyak pemain Spanyol memiliki postur relatif kecil, tetapi mampu bersaing di level tertinggi karena memiliki kualitas teknik, kemampuan menguasai bola, serta pemahaman permainan yang baik.
"Ini bukan soal ukuran atau fisik. Biasanya pemain di Spanyol juga bertubuh kecil. Tetapi mereka memiliki kualitas, mentalitas, mampu mengontrol bola dan mengontrol permainan," ujarnya.
Pedro menyebut kombinasi antara struktur pembinaan, kualitas teknik, kerja keras, dan mentalitas bersaing menjadi salah satu resep yang membuat Spanyol mampu melahirkan pemain-pemain kelas dunia.
Kenang Gol Iniesta di Final Piala Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Pedro juga mengenang salah satu momen paling berkesan dalam kariernya saat membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.
Ia secara khusus mengingat gol Andres Iniesta ke gawang Belanda pada final Piala Dunia 2010.
"Jika harus memilih satu momen spesial malam itu, tentu ketika Andres Iniesta mencetak gol," kata Pedro.
Pedro masih mengingat bagaimana para pemain Spanyol langsung berlari merayakan gol tersebut bersama Iniesta dan para pendukung.
Menurutnya, sensasi memenangkan trofi merupakan pengalaman luar biasa yang hanya bisa dirasakan setelah melewati kerja keras panjang.
Karena itu, Pedro memberikan pesan kepada pemain Indonesia dan Thailand yang akan bertanding di final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Ia meminta para pemain menikmati pertandingan karena kesempatan tampil di final tidak selalu datang untuk kedua kalinya.
"Anda bekerja sangat keras setiap hari untuk momen ini, untuk final ini. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah menikmati final dan fokus pada pertandingan," ujarnya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR