LINGKUNGAN HIDUP
Guru Besar UI Dorong Penguatan Biobank Riset Nasional
apakabar.co.id, JAKARTA - Guru Besar Tetap Ilmu Biomedik pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Ria Kodariah mendorong adanya penguatan biobank riset nasional.
Dalam pidato pengukuhan sebagai Guru Besar FKUI berjudul Penguatan Riset Patobiologi melalui Pengembangan Biobank Riset sebagai Pilar Ketahanan Kesehatan Nasional”, ia mengatakan patobiologi memiliki peran strategis dalam menjembatani ilmu dasar dan praktik klinik melalui pemahaman mekanisme molekuler penyakit.
"Kami menilai pentingnya pengembangan biobank riset sebagai infrastruktur ilmiah strategis untuk mendukung riset biomedis di Indonesia," katanya di Depok, Senin (18/5).
https://apakabar.co.id/lingkungan-hidup/13-tahun-putusan-mk-35-masyarakat-adat-masih-hadapi-perampasan-wilayah-dan-kriminalisasi/
Salah satu fokus penelitian Prof. Ria adalah kanker ovarium, yang hingga saat ini masih menjadi salah satu keganasan ginekologis dengan tingkat kematian tinggi, baik secara global maupun di Indonesia.
Penelitiannya menunjukkan bahwa derajat keganasan kanker ovarium tidak hanya dipengaruhi oleh perubahan molekuler pada sel tumor, tetapi juga oleh interaksi kompleks dalam lingkungan mikro tumor, termasuk faktor imunologis.
Biobank memungkinkan pengelolaan spesimen biologis secara terstandar dan terintegrasi dengan data klinis maupun molekuler, sehingga dapat memperkuat validitas, integritas, serta keberlanjutan penelitian.
Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menegaskan pentingnya penyimpanan dan pengelolaan spesimen klinik, materi biologis, serta data jangka panjang melalui biobank dan/atau biorepositori.
Ia mengatakan keberadaan biobank tidak hanya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mempercepat implementasi precision medicine dan kebijakan kesehatan berbasis bukti.
https://apakabar.co.id/lingkungan-hidup/350-org-dorong-pajak-windfall-batu-bara-untuk-danai-energi-terbarukan/
Saat ini FKUI melalui Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI FKUI) telah mengembangkan biobank riset yang terintegrasi dengan 13 klaster penelitian IMERI dan menjalin kolaborasi dengan RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) serta Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).
Ke depan biobank riset, kata dia, diharapkan menjadi pilar penghubung antara pengembangan ilmu biomedik, praktik klinis, dan kebijakan kesehatan berbasis bukti guna memperkuat ketahanan kesehatan nasional.
"Pengembangan biobank riset merupakan investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem riset kesehatan nasional yang terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan kesehatan masa depan,” jelasnya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY