EKBIS

Permintaan Tumbuh 17 Persen, Bluebird Perkuat Layanan di Solo

Bluebird Group memperkuat layanan digital di Solo melalui aplikasi MyBluebird untuk memudahkan pelanggan mengakses transportasi. Foto: apakabar.co.id/Fernando Fitusia
Bluebird Group memperkuat layanan digital di Solo melalui aplikasi MyBluebird untuk memudahkan pelanggan mengakses transportasi. Foto: apakabar.co.id/Fernando Fitusia
apakabar.co.id, SOLO - Bluebird Group mencatat pertumbuhan permintaan layanan taksi rata-rata 17 persen setiap kuartal menjelang satu tahun operasionalnya di Solo, Jawa Tengah. Capaian ini mendorong perusahaan memperkuat layanan, menambah akses pemesanan, serta memperluas jangkauan mobilitas bagi warga dan wisatawan.. 

Selama beroperasi di Solo, wisatawan menjadi salah satu kontributor utama permintaan layanan Bluebird, terutama untuk perjalanan menuju destinasi wisata, hotel, stasiun, dan titik transportasi lainnya. Di saat yang sama, perusahaan terus mendorong pemanfaatan taksi untuk menunjang aktivitas harian masyarakat setempat.

Kepala Operasi Bluebird Group Solo, Raden Nano, menjelaskan bahwa kemudahan
akses menjadi salah satu fokus perusahaan dalam melayani mobilitas di Solo. 

“Kami memastikan pelanggan dapat menjangkau layanan Bluebird di berbagai lokasi strategis, mulai dari stasiun, kawasan hotel, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit. Kehadiran di titik-titik ini menjadi langkah untuk lebih dekat dengan kebutuhan konektivitas pelanggan ke berbagai tujuan perjalanan,” ujarnya.


Untuk mengimbangi pertumbuhan permintaan, Bluebird Group kini mengoperasikan 100 unit armada taksi di Solo, didukung kolaborasi berkelanjutan dengan operator taksi lokal, Kosti Solo.

Pelanggan juga dapat memanfaatkan Goldenbird untuk kebutuhan sewa
kendaraan per jam maupun harian, serta Cititrans untuk perjalanan antarkota
antarprovinsi. 

Pilihan layanan ini memberikan fleksibilitas bagi pelanggan, baik untuk beraktivitas di Solo dan sekitarnya maupun melanjutkan perjalanan ke kota lain.

Akses terhadap layanan juga semakin didukung kanal digital. Di Solo, aplikasi MyBluebird menjadi kanal utama dengan kontribusi sebesar 47%. 

Melalui aplikasi, pelanggan dapat memanfaatkan fitur Fixed Price untuk mengetahui tarif di awal dan Advance Booking untuk merencanakan perjalanan lebih awal. 

Selain melalui aplikasi, taksi Bluebird juga
dapat diakses melalui call center, pemesanan langsung di jalan (street-hailing), dan
pangkalan resmi.

Head of Communications & Community PT Blue Bird Tbk, Sekar Adisty, menegaskan bahwa peningkatan layanan harus berjalan beriringan dengan kualitas armada dan profesionalisme pengemudi.


“Pertumbuhan layanan harus berjalan seiring dengan kualitas yang konsisten di setiap perjalanan. Kepercayaan pelanggan dibangun melalui kondisi armada yang terjaga dan profesionalisme pengemudi. Karena itu, kami terus memperkuat standar pelayanan melalui pembekalan pengemudi dan pengecekan armada secara rutin,” kata Sekar.

Upaya ini diwujudkan dengan membuka peluang kolaborasi bersama komunitas
lokal dalam berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan budaya, hobi, hingga kegiatan sosial.

Melalui penguatan layanan, kemudahan akses, dan kedekatan dengan masyarakat,
Bluebird Group ingin terus bertumbuh bersama Solo serta menjadi pilihan mobilitas yang dapat diandalkan untuk beragam kebutuhan perjalanan.