OTOTEKNO

Dikembangkan dari Riset Konsumen Indonesia, Chery Tiggo V Resmi Debut Global di GIIAS 2026

Dikembangkan dari Riset Konsumen Indonesia, Chery Tiggo V Resmi Debut Global di GIIAS 2026. Foto: apakabar.co.id/DF
Dikembangkan dari Riset Konsumen Indonesia, Chery Tiggo V Resmi Debut Global di GIIAS 2026. Foto: apakabar.co.id/DF
apakabar.co.id, TANGERANG - Chery resmi memperkenalkan TIGGO V di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Sabtu (8/8), sebagai debut pertamanya di luar Cina.

Menariknya, Tiggo V bukan sekadar model baru yang dipasarkan di Indonesia, melainkan dikembangkan berdasarkan riset terhadap kebutuhan konsumen Tanah Air sejak Februari 2024.

Mulai dari kondisi jalan, pola mobilitas keluarga, hingga kebutuhan membawa barang untuk bekerja dan aktivitas hobi.

President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo menyebut, proses pengembangan menjadi bagian dari proyek T1TP yang melibatkan tim R&D Chery Global dan tim Indonesia melalui survei langsung di sejumlah wilayah.

Lebih lanjut, ratusan sesi diskusi antara engineer Chery Global dan tim Indonesia juga dilakukan, termasuk diskusi kelompok bersama konsumen untuk mengetahui kebutuhan kendaraan yang benar-benar relevan dengan karakter mobilitas masyarakat Indonesia.

“Dari riset tersebut, kami menemukan sejumlah kebutuhan utama konsumen, seperti kemampuan menanjak, ground clearance tinggi, desain tangguh, kabin tiga baris yang lapang, pendingin udara yang optimal, konektivitas modern, hingga efisiensi bahan bakar,” ujar Zeng Shuo di GIIAS 2026, Rabu (5/8).
Kebutuhan tersebut kemudian mengarah pada konsep kendaraan multiguna yang tidak hanya nyaman digunakan sehari-hari, tetapi juga mampu menemani perjalanan jauh bersama keluarga hingga mendukung aktivitas produktivitas dan hobi.

Hasil riset itu sebelumnya dituangkan dalam model konsep Chery X yang diperkenalkan pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.

Kini, konsep tersebut diwujudkan melalui TIGGO V yang mengusung semangat “Specially Built for Indonesia”.

“Pengembangan TIGGO V dimulai dari kebutuhan nyata konsumen Indonesia. Berdasarkan hasil riset, konsumen membutuhkan kendaraan yang mampu menjawab kebutuhan keluarga, menghadapi berbagai kondisi jalan, tetap nyaman dipakai, sekaligus fleksibel untuk aktivitas produktivitas maupun hobi,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Menurut Budi, kebutuhan tersebut menjadi dasar Chery dalam merancang Tiggo V yang memadukan kemampuan SUV, kelapangan MPV, dan fleksibilitas kendaraan bergaya double cab.

Konsep tersebut kemudian diwujudkan melalui konsep 3-in-1 versatility, yang menjadi salah satu daya tarik utama Tiggo V.

Dalam konfigurasi SUV, mobil ini menawarkan karakter tangguh untuk mobilitas harian dan perjalanan dengan kondisi jalan beragam.

Sementara saat digunakan sebagai MPV, Tiggo V memiliki kabin tiga baris yang dapat mengakomodasi hingga tujuh penumpang.

Menariknya, area belakang juga dapat diubah menjadi konfigurasi double cab untuk membawa perlengkapan outdoor maupun menunjang kebutuhan produktivitas.

Dari sisi dimensi, Tiggo V memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.921 mm, tinggi 1.790 mm, serta ground clearance 220 mm.

Postur tersebut tidak hanya memberikan tampilan SUV yang kokoh, tetapi juga mendukung kemampuan mobil ketika digunakan di berbagai kondisi jalan.

Chery mengklaim Tiggo V mampu melewati tanjakan hingga 41 derajat dan genangan air dengan kedalaman maksimal 700 mm.

Untuk membantu manuver di ruang terbatas, tersedia pula fitur Easy Turn yang memanfaatkan pengereman roda belakang sehingga radius putar dapat berkurang sekitar 0,5 meter.

Kenyamanan penumpang juga menjadi perhatian, terutama untuk menghadapi kondisi cuaca panas di Indonesia.

Tiggp V dibekali Air Flow Calibration System serta ventilasi AC pada baris ketiga dan pilar C untuk membantu mendistribusikan udara secara lebih merata ke seluruh kabin.

Sementara untuk konektivitas, Chery membekali Tiggo V dengan sistem Human-Machine Intelligence terbaru yang mendukung wireless Android Auto dan Apple CarPlay.

Bisa Jadi SUV, MPV hingga Double Cab

Konsep fleksibilitas menjadi bagian penting dari Tiggo V.

Dengan square cabin layout, konfigurasi kabinnya dapat disesuaikan untuk mengakomodasi dua, empat, lima, hingga tujuh penumpang.

Pengaturan tersebut memungkinkan kabin digunakan dalam berbagai kebutuhan, termasuk bed mode, aktivitas sehari-hari, perjalanan keluarga, hingga membawa perlengkapan untuk aktivitas luar ruang.

Konversi menjadi format double cab juga dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui dukungan diler.

Fleksibilitas tersebut semakin diperkuat dengan split tailgate yang mampu menopang beban hingga 250 kg.

Bagian ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat duduk maupun penopang barang saat melakukan aktivitas luar ruang.

Model ini juga memiliki fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya 2,2 kW yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk berbagai perangkat selama perjalanan.

Untuk sektor tenaga, mobil ini tersedia dengan dua pilihan powertrain, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Chery Super Hybrid (CSH).

Khusus varian CSH, Chery menyebut kendaraan ini memiliki daya jelajah hingga 1.030 km dengan thermal efficiency mencapai 42,5 persen.

Angka tersebut membuatnya tidak hanya mengandalkan kemampuan SUV dan fleksibilitas kabin, tetapi juga menawarkan efisiensi untuk menunjang perjalanan jarak jauh.

Di GIIAS 2026, Chery menampilkan dua unit Tiggo V sekaligus untuk memperlihatkan konsep 3-in-1 tersebut.

Satu unit tampil sebagai SUV/MPV dengan konfigurasi tiga baris, sedangkan unit lainnya diperlihatkan dalam format double cab dengan area belakang terbuka.

Dengan begitu, pengunjung dapat melihat langsung bagaimana satu platform Tiggo V dapat menjalankan tiga fungsi berbeda sesuai kebutuhan pemiliknya.