OTOTEKNO
Chery Tiggo 9 CSH Tunjukkan Kehebatan Fitur V2L di Acara Nongkrong OtoCibubur
apakabar.co.id, JAKARTA - Bagi para pencinta otomotif, momen akhir pekan kerap dimanfaatkan untuk berkumpul, berbagi pengalaman seputar kendaraan, hingga menikmati hobi bersama komunitas.
Seperti suasana seru penuh keakraban dalam kegiatan Nongkrong Bareng OtoCibubur yang digelar pada Minggu (12/7).
Komunitas yang beranggotakan jurnalis otomotif, penyelenggara event, hingga pelaku industri otomotif ini memanfaatkan momentum pertandingan sepak bola Piala Dunia untuk mempererat silaturahmi sambil menikmati pertandingan bersama.
Ketua Pelaksana Nongkrong Bareng OtoCibubur, Hendra Suhara, mengatakan kegiatan tersebut menjadi warna baru dibanding agenda rutin komunitas yang biasanya diisi touring, olahraga pagi, maupun wisata kuliner.
Menurutmua, biasanya OtoCibubur ini sering nongkrong bareng yang diisi dengan wisata kuliner, olahraga pagi, dan touring bermotor.
Namun kali ini, mumpung ada pertandingan sepak bola internasional, ia dan kawan-kawan jadikan momentum ini untuk nongkrong bareng sambil memperkuat silaturahmi.
“Kita teriak bareng, seseruan bareng hingga sarapan pagi bersama agar bisa sejenak lepas dari rutinitas mengejar deadline,” ujar Hendra.
Lebih lanjut, menonton pertandingan secara bersama-sama mampu menghadirkan suasana yang lebih hangat sekaligus mempererat hubungan antarsesama anggota komunitas.
Melihat semangat kebersamaan tersebut, Chery Indonesia turut memberikan dukungan melalui kehadiran satu unit Chery Tiggo 9 CSH.
Dukungan itu sejalan dengan semangat “For Family, For Champion” yang diusung Chery, yakni menghadirkan kendaraan yang mampu mendukung aktivitas keluarga maupun komunitas.
Menariknya, kehadiran Tiggo 9 CSH tidak hanya sebagai kendaraan display. SUV flagship tersebut juga dimanfaatkan sebagai sumber listrik berkat teknologi Vehicle-to-Load (V2L) yang dimilikinya.
Melalui adaptor khusus, fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH mampu menyalurkan daya listrik hingga 6,6 kW atau 6.600 watt.
Kapasitas tersebut cukup untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik seperti televisi, mesin kopi, kompor listrik, kipas angin, hingga perlengkapan pendukung acara lainnya tanpa memerlukan genset.
Kemampuan tersebut menjadi solusi praktis bagi kegiatan komunitas maupun aktivitas luar ruang yang minim akses listrik.
Dengan begitu, mobil tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi sumber energi portabel yang siap mendukung berbagai kebutuhan.
Selain menghadirkan teknologi V2L, Chery Tiggo 9 CSH juga mengandalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) dengan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
SUV tujuh penumpang ini mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor listrik sehingga menawarkan performa responsif sekaligus efisiensi bahan bakar yang tinggi.
Dalam mode listrik murni atau EV, Tiggo 9 CSH diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 180 kilometer.
Sementara ketika baterai dan mesin bensin bekerja secara bersamaan, jarak tempuh totalnya dapat mencapai lebih dari 1.400 kilometer.
Walhasil memberikan rasa tenang saat digunakan untuk perjalanan jauh maupun mobilitas harian.
Kepraktisan kendaraan ini juga didukung kemampuan pengisian daya cepat.
Baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Melalui kehadiran Tiggo 9 CSH di acara Nongkrong Bareng OtoCibubur, Chery ingin menunjukkan bahwa teknologi elektrifikasi tidak hanya menghadirkan efisiensi dan performa, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Itu juga termasuk mendukung momen kebersamaan bersama keluarga maupun komunitas.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH