NEWS
Masalah Keluarga Dominasi Pelaporan Kasus Anak
apakabar.co.id, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan masalah keluarga dan pengasuhan alternatif mendominasi laporan kasus anak yang masih ke KPAI selama periode Januari-April 2026.
Pada klaster pemenuhan hak anak, mayoritas yang paling banyak dilaporkan meliputi anak korban pengasuhan bermasalah atau konflik orang tua/keluarga sebanyak 58 kasus, anak korban pelarangan akses bertemu orang tua sebanyak 53 kasus, serta anak korban pemenuhan hak nafkah sebanyak 29 kasus.
"Pada klaster pemenuhan hak anak, kasus paling dominan berasal dari lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif dengan 209 kasus," kata Ketua KPAI Aris Adi Leksono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (18/5).
Selain itu, imbuh Aris, isu pendidikan masih cukup tinggi dengan total 46 kasus, terutama terkait anak korban kebijakan sekolah, diskriminasi akibat tunggakan pembayaran SPP, dan perundungan di satuan pendidikan.
"Kondisi tersebut menunjukkan bahwa lingkungan keluarga dan pendidikan masih menjadi ruang yang rentan terhadap pelanggaran hak anak," katanya.
KPAI menerima pengaduan 426 kasus anak selama periode Januari April 2026. Berdasarkan data pengaduan KPAI periode Januari-April 2026, tercatat sebanyak 301 orang mengakses layanan pengaduan melalui berbagai kanal seperti chatbot, email, surat, telepon maupun datang langsung ke kantor KPAI, dengan total 426 kasus.
https://apakabar.co.id/news/presiden-peringatkan-aparat-tak-jadi-beking-narkoba-saat-2-perwira-di-kaltim-ditangkap/
Dari jumlah tersebut, sebanyak 403 kasus mendapatkan layanan psikoedukasi, sedangkan 23 kasus lainnya dilakukan pengawasan melalui pengawasan lapangan, case conference, mediasi, dan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Sebaran kasus berasal dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY