NEWS
Kemensos Lelang Aset HTT dan HTDP Senilai Rp10,1 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Miskin
Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul menyampaikan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) membuka lelang aset berupa Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan Hadiah Tidak Diambil Pemenang (HTDP) yang berasal dari program undian gratis berhadiah sejak 2008. Hasil lelang tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat miskin, terutama keluarga pada desil 1.
Gus Ipul menjelaskan, aset yang dilelang terdiri dari logam mulia sebanyak 738 keping dengan total berat 3.230 gram, perhiasan emas sebanyak 832 keping dengan berat 2.967 gram, serta perhiasan mutiara sebanyak 756 pasang. Nilai limit lelang seluruh aset tersebut mencapai Rp10.176.929.000.
“Ini dari undian yang tidak tertebak selama ini, yang tidak diambil oleh pemenangnya. Nanti insyaallah sebagian kita manfaatkan untuk operasional Kementerian Sosial, seperti mobil-mobil listrik, dan ada juga yang kita lelang setelah melalui asesmen dan koordinasi dengan Kementerian Keuangan,” kata Gus Ipul.
Ia menuturkan, dana hasil lelang akan diprioritaskan untuk membantu keluarga miskin melalui program renovasi rumah tidak layak huni dan bantuan modal usaha guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Nanti hasilnya sekali lagi sepenuhnya membantu keluarga-keluarga yang memang secara nyata membutuhkan bantuan, baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni atau bantuan-bantuan usaha sebagai dukungan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Kemensos menjadwalkan pelaksanaan lelang berlangsung mulai 13 Mei hingga 25 Mei 2026 pukul 14.35 WIB waktu server. Gus Ipul menegaskan lelang tersebut terbuka untuk umum tanpa batasan peserta. Ia berharap banyak masyarakat ikut berpartisipasi sehingga nilai lelang dapat terus meningkat.
“Ya ini bebas, siapa pun yang ingin ikut silakan, terbuka. Buat kami semakin banyak peminat bagus, lebih-lebih kalau nilainya juga meningkat terus. Niatnya juga membantu mereka yang membutuhkan,” kata dia.
Editor:
ANDREY MICKO
ANDREY MICKO